Monday, December 2, 2013

Draft SP Mutasi 41 Pejabat Pemkot Surabaya Janggal

MUTASI 41 pejabat struktural yang di-gelar Pemerintah kota (Pemkot) Surabaya (17/10) terkesan asal-asalan dan carut ma-rut.
    Ini terlihat pada lembar draft Surat Pe-rintah (SP) berdasarkan Surat Keputusan (SK) Walikota Surabaya. Anehnya tak cu-kup hanya satu draft tapi ada dua draft SP  yang salah. Pertama SP bernomor  821.2/6217/436.76/2013 berdasarkan SK Walikota Surabaya bernomor 821.2/6149/436.7.6/2013 yang hanya terdapat 4 orang ber-eselon II. Sedangkan yang kedua pada SP bernomor 821.2/6218/436.7.6/2013 berda-sarkan SK Walikota bernomor 821.2/6150/436.7.6/2013 terdapat 37 pejabat yang dimuatasi.
    Pada kedua SP tersebut terlihat adanya keganjilan yakni adanya stempel dari Ba-dan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Sura-baya. Padahal lembar draft SP itu berlogo-kan burung Garuda dan bertanda tangan Walikota Surabaya Tri Rismaharini.
    Parahnya lagi penyusunan daftar ese-lon dari 41 orang yang terkena mutasi ke-naikan pangkat atau rotasi terkesan carut marut, Penyusunan eselon pun terlihat tak beraturan. Salah satu contohnya seperti Imam Siswandi mantan Kepala Bagian Pemerintahan dan Otonomi Daerah (Ka-bag Pem dan Otoda) yang di rotasi men-jadi Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra). Pria ber-eselon III A ini ternyata menduduki nomor urut 36,  sedangkan untuk level ese-lon IV A atau Lurah menduduki nomor urut 7 yakni lurah Tambak Rejo, Kecamatan Simokerto.
    Hal ini membuktikan bila kinerja Pega-waii Pemkot Surabaya yang berkecimpung dalam penyusunan draft mutasi masih di-bawah standart. Kemungkinan pula disi-nyalir pada mutasian tersebut terkesan di-paksakan akibat adanya 'titipan' jabatan.
    Suharto, Kabag Rapat dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD (Setwan) Surabaya yang menduduki nomor urut 32 saat dikonfirmasi, merasa kaget. mantan Camat Tandes ini mengaku belum menge-tahui adanya carut marut dalam draft muta-sian tersebut. " Mosok, Aku belum melihat-nya. Coba nanti tak lihat. Draftnya ada diru-mah." ujarnya dengan nada heran.
    Dari  41 pejabat struktural di lingkungan Pemkot Surabaya terdapat 21 orang men-dapat promosi jabatan dan 20 orang me-ngalami rotasi jabatan. Rinciannya 41 jabatan struktural yang mengalami mutasi yakni tiga orang asisten, satu orang kepala badan, dua orang Kabag Setda, dua orang Kabag RSUD, satu orang Kabag DPRD, enam orang Kabid badan/dinas/Satpol PP, empat orang Kasi dinas, enam orang Kasi kecamatan, dua orang lurah, tiga orang sekretaris kelurahan, enam orang kepala UPTD, dan enam orang Kasu-bag TU UPTD.
    Untuk jabatan asisten, Hadi Siswanto Anwar yang sebelumnya menjabat Asisten I, dirotasi sebagai Asisten III (membidangi Administrasi Umum), lalu M.Taswin yang sebelumnya menjabat Asisten III, kini diro-tasi sebagai Asisten II (membidangi pere-konomian dan pembangunan), dan Yayuk Eko Agustin yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Surabaya, dirotasi sebagai Asisten I (bidangi pemerintahan). Sementara posisi Kepala BKD diisi Mia Santi Dewi. (*/arf)

0 comments:

Post a Comment